ASAL USUL DAYAK MENURUT MITOLOGI KANAYANT

By aktualid - Senin, 24 Juni 2024 | 06:51 WIB | Views

ASAL USUL DAYAK MENURUT MITOLOGI KANAYANT


Asal Usul Dayak Menurut Mitologi Kanayatn
Suku Dayak merupakan penduduk asli Kalimantan dan merupakan suku yang pertama kalinya mendiami pulau ini. Menurut penelitian para ahli arkeologi dan antropologi, nenek moyang suku dayak berasal dari dataran Yunan ( Daerah di Cina bagian selatan ) yang bermigrasi menuju kepulauan Nusantara dengan menggunakan perahu bercadik. Migrasi ini terjadi dalam 2 gelombang. Bangsa bangsa yang bermigrasi dalam gelombang pertama disebut Proto Melayu, sedangkan yang bermigrasi pada gelombang ke 2 disebut Deutero Melayu.

Nenek Moyang suku Dayak sendiri tergolong dalam jajaran bangsa Proto Melayu yang telah menginjakkan kaki di Nusantara sekitar ± 1500 SM. Dalam budayanya Nenek Moyang suku Dayak membawa kebudayaan Neolitik ( batu Baru ). Selain suku Dayak , suku lain di Nusantara yang juga tergolong proto melayu adalah Toraja, Batak Karo, dan Sasak (Lombok).

Dalam kepercayaan Dayak Kanayatn, orang orang tua pada umumnya mengenal gesah ( legenda / mitos, cerita lisan tentang asal usul ). Salah satu gesah dalam masyarakat Dayak Kanayatn adalah cerita mengenai asal usul dayak Kanayatn. Berikut adalah kutipan gesah asal usul Dayak Kanayatn yang dituturkan di daerah Binua Kaca’, Menjalin ( terjemahan ) :

“Konon asal usul orang dayak itu bersal dari binua aya’. Mereka datang ke Kalimantan dengan sejenis rakit yang terbuat dari buluh Munti’. Sebelum berangkat, Ne’ Galeber berdoa pada Jubata ( Tuhan ) Supaya rakit mereka dapat bergerak sendiri dan sampai di tempat yang patut dihuni. Maka bertiuplah angin kencang, membawa rombongan melintasi ribuan pulau dan akhirnya tiba di Kalimantan, tepatnya di pesisir ketapan. Daerah tersebut mereka namai ‘sikulanting’ ( lanting = rakit ).
Selanjutnya Ne’ Galeber dan rombongannya bergerak menuju pedalaman. Rombongan berhenti sejenak di sebuah tempat. Malam harinya Ne’ Anteber ( Istri Ne’ Galeber ) terbangun duluan. Lalu dia bangunkan suaminya memakai sikutnya. Ketika di sikut, Ne’ Galeber berkata ‘Dono’…’. Maka tempat itu dinamai sikudana ( siku’ dan dono’). Tiga hari rombongan berada di tempat itu. Setelah itu mereka beranjak menuju gunung Bawakng setelah diberi mimpi oleh Jubata. Tetapi ada beberapa anggota rombongan yang memilih menetap. Dua keluarga ini pun akhirnya menjadi nenek moyang suku dayak di derah Krio, Sandai, Semandang, Laur, dan Ulu’ Air.
Singkat Cerita, akhirnya rombongan tiba di daerah gunung bawakng. Setelah beberapa generasi, Jubata kembali mewahyukan adat istiadat dan tradisi sebagai penyempurnya tradisi yang telah ada sebelumnya. Dalam keturunan Ne’ Galeber, ada seseorang bernama Ne’ Unte’. Saat Ia sedang berburu di hutan, Jubata memberinya tujuh butir beras. Ne’ Unte’ tidak paham maksud dari tujuh butir beras itu. Beberapa hari kemudian, Jubata menyuruhnya menyepi dengan tujuh orang kerabatnya. Di tempat mereka menyepi, Jubata memberitahukan makna ketujuh butir beras tadi dan mewahyukan adat : Bauma batahutn ( berladang ), Balaki Babini ( Pernikahan ), Baranak ( melahirkan ), Nu’ diri’ man Parene’atn ( Hak Pribadi dan bersama ), Babalak ( Bersunat ), Karusakatn ( kematian ), dll yang terus dipakai sampai saat ini……..”

Dalam gesah tadi orang orang tua mengatakan kalau Nenek Moyang Dayak Kanayatn berasal dari binua aya’. Mungkin Binua Aya’ tadi adalah dataran Yunan menurut para ahli…

irsb69

Screenshot_2023-12-04-12-56-32-12_1c337646f29875672b5a61192b9010f9
IMG-20230712-WA0028
IMG-20250331-WA0000
IMG-20250331-WA0008
IMG-20250330-WA0002
Apr 2, 2025

Bupati ajak Kepada para pemudik yang sedang berlibur pada moment Lebaran ini untuk bisa berkunjung ke Kuningan

Bupati ajak Kepada para pemudik yang sedang berlibur pada moment…

Apr 1, 2025

Obor PORKAM Desa Bayuning di lepas Bupati di halaman Pendopo

Obor PORKAM Desa Bayuning di lepas Bupati di halaman Pendopo…

Mar 31, 2025

Bupati Kuningan buka Open House di pendopo setelah shalat hari Raya Ied

Bupati Kuningan buka Open House di pendopo setelah shalat hari…

Mar 28, 2025

Pesawat yang di beri no registrasi NU-200 Si Kumbang ini adalah yang bisa disebut pesawat pertama bermesin yang dibuat Putra Bangsa Indonesia

Pesawat yang di beri no registrasi NU-200 Si Kumbang ini…

Mar 27, 2025

“SABAR” (Silaturahmi, ASN Berbagi, Amaliah Ramadhan)

“SABAR” (Silaturahmi, ASN Berbagi, Amaliah Ramadhan) Kuningan,Aktualid.net Suasana kebersamaan terasa…

Mar 26, 2025

Ketua KONI Kabupaten Kuningan harus bertanggung jawab ” terkait keterlambatan uang pembinaan dan dukungan persiapan kejuaraan.”

Ketua KONI Kabupaten Kuningan harus bertanggung jawab ” terkait keterlambatan…

IMG-20250329-WA0010
1714379862927
Polish_20240211_045312529