Cinema Lawas ” KING KONG”

By aktualid - Senin, 6 Mei 2024 | 09:38 WIB | Views

KING KONG


Dikutip On This Day, karakter King Kong awalnya dikembangkan oleh Merian C. Cooper. Ia mendapatkan inspirasi dari buku-buku fauna Afrika sejak kecil. Namun, langkah Cooper membuat film tentang King Kong tidak berjalan lancar. Ide Cooper beberapa kali ditolak para eksekutif studio film. Bahkan, ia sempat hampir putus asa.

Lalu, pada suatu waktu, Cooper terkesan dengan efek stop-motion yang digunakan pada beberapa film. Akhirnya, ia meminta Edgar Wallace untuk membuat skenario berdasarkan idenya. Beberapa model karakter King Kong pun mulai dibuat. Karakter tersebut dibuat dengan karet busa, lateks, dan bulu kelinci.

Pembuatan film King Kong perdana pada 1933 menggabungkan live-action dengan stop-motion. Beberapa pertarungan dalam film dilakukan dengan stop-motion yang menggunakan model untuk diubah posisinya setelah setiap melakukan gerakan berbeda. Saat sedang emosi, ada enam pria di dalam King Kong yang menjalankan 85 motornya. Selain itu, sebagian besar pertarungan yang dilakukan King Kong difoto dalam miniatur.

Mengacu Time, saat awal, pembuatan film King Kong tidak menggunakan Computer Generated Imagery (CGI). Meskipun tanpa menggunakan CGI yang menghasilkan kesan kaku, tetapi beberapa kritikus film lain menyatakan King Kong berhasil meraih kesuksesan gemilang. Pada empat hari pertama penayangannya, King Kong meraup $90.000 atau setara dengan Rp1,4 miliar.

King Kong diciptakan oleh Cooper tidak sepenuhnya dibuat dengan memperbesar miniatur. King Kong memiliki tinggi 50 kaki, lebar 36 kaki di area dada, serta panjang 10 inci dan lebar 6,5 kaki pada wajah. King Kong juga memiliki hidung karet dan mata kaca sebesar bola tenis.

Selain efek khusus dan proses pengerjaan, alur cerita film ini juga berhasil menarik emosi penonton, mulai dari tertawa sampai tegang. Berdasarkan Britannica, film ini mengisahkan tentang sutradara Carl Denham (Robert Armstrong) memimpin kru film ke pulau Pasifik terpencil yang belum dipetakan untuk mencari kera raksasa atau King Kong. Setelah penduduk pulau itu meninggalkan Ann Darrow (Fay Wray) ke Kong, Denham dan krunya mengejar binatang itu melalui hutan yang dipenuhi dinosaurus.

Setelah pengejaran tersebut, Denham dan kru film berhasil menangkap Kong dan membawanya ke New York sebagai atraksi pertunjukan sampingan. Namun, acara tersebut berakhir menjadi bencana. Akibatnya, Denham dan Ann harus memikirkan cara untuk menyelamatkan kehancuran kota dari King Kong.

Setelah penayangan perdana pada 2 Maret 1993 di New York City, King Kong sukses menarik banyak penggemar. Bahkan, penayangan film ini sangat laku sampai 7 April 1993. Sampai sekarang, kera besar ini telah menjadi pokok budaya pop dalam segala hal mulai dari kartun hingga kampanye iklan. Tidak hanya itu, film King Kong juga hadir dalam setiap generasi.

Red

Screenshot_2023-12-04-12-56-32-12_1c337646f29875672b5a61192b9010f9
IMG-20230712-WA0028
IMG-20240508-WA0064
IMG-20240616-WA0115
Jun 16, 2024

Pengelola OW Waduk Darma ( PT Jaswita Jabar ) bagikan hewan Qurban ke Sembilan Desa Penyangga.

Pengelola OW Waduk Darma ( PT Jaswita Jabar ) bagikan…

Jun 16, 2024

Makna Ibadah Qurban di hari Raya Idul Adha

Makna Ibadah Qurban di hari Raya Idul Adha Oleh Irman…

Jun 15, 2024

Dian mengatakan “Hari ini dan beberapa hari kedepan menjelang hari Raya Idul Adha, kami dari Pemkab Kuningan akan terus melakukan monitoring “

Dian mengatakan ” Hari ini dan beberapa hari kedepan menjelang…

Jun 15, 2024

Perang Kopi adalah sebuah perang yang terjadi dari 1889 hingga 1890

Perang Kopi adalah sebuah perang yang terjadi dari 1889 hingga…

Jun 15, 2024

Apa kata mereka tentang Dian ” Berpengalaman dalam pengelolaan Birokrasi dan Supel bergaul “

Apa kata mereka tentang Dian ” Berpengalaman dalam pengelolaan Birokrasi…

Jun 15, 2024

Sejarah ” I Goesti Ngoerah Ketoet Djelantik “

I Goesti Ngoerah Ketoet Djelantik I Gusti Ketut Jelantik merupakan…

IMG-20240508-WA0072
1714379862927
Polish_20240211_045312529