Sejarah ” SI PITUNG “

By aktualid - Sabtu, 18 Mei 2024 | 12:54 WIB | Views

SI PITUNG

Kisah cerita si Pitung pernah dibuat film layar lebarnya pada tahun 1970 dengan judul “si Pitung” yang disutradarai oleh SM Ardan.

SM Ardan menggambarkan sosok si Pitung sebagai sosok yang bertubuh kekar dan gagah, sehingga peran si Pitung diberikan kepada Dicky Zulkarnaen, seorang aktor yang memerankan berbagai film Indonesia dari tahun 1961-1993.

Gambaran kegagahan fisik Si Pitung Dalam Filem ini ternyata bertolak belakang dengan kesaksian orang-orang yang pernah menjumpainya, sebab menurut orang yang pernah menjumpainya Si Pitung itu meskipun jagoan beliau ternyata kerempeng, dalam kisah cerita yang sesungguhnya juga si Pitung bukan wafat karena peluru emas, tapi karena telur busuk.

Penjelasan mengenai kondisi fisik si Pitung yang dikisahkan Kerempeng tersebut diungkapkan Tanu Trh dalam “Intisari”sebagaimana yang dikutip Alwi Shahab, 2008, ia melukiskan bahwa “si Pitung berdasarkan cerita ibunya yang pernah bertemu langsung dengannya. Menurut ibunya, si Pitung perawakannya kecil. Wajah si Pitung sama sekali tidak menarik perhatian khalayak. Sikapnya pun tidak seperti jagoan. Kulit wajahnya kehitam-hitaman, dengan ciri yang khas sepasang cambang panjang tipis, dengan ujung melingkar ke depan”.

Sementara mengenai kabar wafatnya si Pitung yang disebabkan oleh telur busuk dikisahkan Soekanto, S.A dalam bukunya yang berjudul “Hanya Sekali Kita Mati” yang didalamnya berisi tentang hikayat/cerita si Pitung. Dalam buku tersebut dikisahkan bahwa;

Si Pitung adalah seorang anak yang dilahirkan dari pasangan Piun dan Pinah. Seperti anak-anak Betawi pada umumnya, ia diajari tata krama, dan belajar mengaji. Si Pitung juga belajar ilmu silat kepada H. Naipin, seorang ulama yang juga mengajari si Pitung mengaji.

Saat berusia remaja, si Pitung terlibat insiden perkelahian dengan preman-preman pasar yang juga berprofesi sebagai perampok. Setelah kejadian itu, si Pitung memutuskan untuk merampok rumah-rumah tuan tanah yang melakukan penindasan terhadap rakyat kecil. Dia dibantu oleh Ji‟ih dan juga Rais sebagai penghubung dia dengan kampungnya.

Sejak saat itu, si Pitung dan Ji‟ih melakukan aksi perampokan terhadap rumah orang-orang kaya dan hasilnya dibagikan kepada orang-orang miskin dan lemah yang saat itu sedang ditindas oleh pemerintahan Belanda. Si Pitung juga menjadi terkenal akan kehebatannya dalam ilmu silat dan juga tubuhnya yang kebal akan peluru.

Para tuan tanah dan orang-orang kaya yang memihak kepada Belanda pun menjadi tidak tentram dan melaporkan hal ini kepada pemerintah Belanda. Pemerintah Belanda pun mengutus Scout Heyne untuk menangkap si Pitung. Berbagai cara dipakai oleh Scout Heyne dan anak buahnya, namun gagal. Si Pitung dan kawan-kawannya selalu berhasil meloloskan diri.

Scout Heyne tidak kehilangan akal, dia mempunyai ide licik untuk menangkap si Pitung. Dia menyandera guru mengaji sekaligus guru silatnya, yaitu H. Naipin.

Heyne menyandera dan menyiksa H.Naipin dengan kejam. Dia dipaksa oleh Heyne untuk memberitahukan kelemahan si Pitung. Karena tidak tahan dengan siksaan yang berat, dengan terpaksa H. Naipin memberitahukan kelemahan si Pitung kepada Scout Heyne.

Setelah itu, Scout Heyne dan pasukannya menyergap si Pitung yang saat itu sedang bersembunyi di rumah kekasihnya, Aisah. Setelah itu, si Pitung dan kawan-kawannya terlibat pertarungan yang tidak seimbang.

Satu-persatu kawan-kawan si Pitung mulai roboh, yang tersisa tinggal si Pitung seorang. Lalu salah seorang dari pasukan Scout Heyne melemparkan telur busuk kepada si Pitung, disertai dengan tembakan kearah si Pitung. Kali ini, tubuhnya tidak kebal peluru lagi karena sudah dilempari telur busuk. Si Pitung pun tewas seketika.

irsb 69

Screenshot_2023-12-04-12-56-32-12_1c337646f29875672b5a61192b9010f9
IMG-20230712-WA0028
IMG-20240508-WA0064
IMG-20240616-WA0115
Jun 16, 2024

𝗞𝗘𝗘𝗡𝗔𝗡 𝗡𝗔𝗦𝗨𝗧𝗜𝗢𝗡

𝗞𝗘𝗘𝗡𝗔𝗡 𝗡𝗔𝗦𝗨𝗧𝗜𝗢𝗡 Keenan Nasution (lahir di Djakarta, 5 Juni 1952)…

Jun 16, 2024

Pengelola OW Waduk Darma ( PT Jaswita Jabar ) bagikan hewan Qurban ke Sembilan Desa Penyangga.

Pengelola OW Waduk Darma ( PT Jaswita Jabar ) bagikan…

Jun 16, 2024

Makna Ibadah Qurban di hari Raya Idul Adha

Makna Ibadah Qurban di hari Raya Idul Adha Oleh Irman…

Jun 15, 2024

Dian mengatakan “Hari ini dan beberapa hari kedepan menjelang hari Raya Idul Adha, kami dari Pemkab Kuningan akan terus melakukan monitoring “

Dian mengatakan ” Hari ini dan beberapa hari kedepan menjelang…

Jun 15, 2024

Perang Kopi adalah sebuah perang yang terjadi dari 1889 hingga 1890

Perang Kopi adalah sebuah perang yang terjadi dari 1889 hingga…

Jun 15, 2024

Apa kata mereka tentang Dian ” Berpengalaman dalam pengelolaan Birokrasi dan Supel bergaul “

Apa kata mereka tentang Dian ” Berpengalaman dalam pengelolaan Birokrasi…

IMG-20240508-WA0072
1714379862927
Polish_20240211_045312529